Seru-seruan Bukber AYCE Bisa Picu GERD? Ini Penjelasan Medisnya

Info Pojok Viral – Momen buka puasa bersama (bukber) di restoran All You Can Eat (AYCE) memang selalu menggoda. Setelah seharian menahan lapar dan haus, keinginan untuk langsung menyantap aneka hidangan dalam porsi besar terasa sulit ditahan.



Daging berlemak, makanan pedas, gorengan, hingga minuman manis sering disantap hampir bersamaan. Tak sedikit pula yang menganggap waktu berbuka sebagai ajang “balas dendam” dengan makan jauh lebih banyak dari biasanya.

Namun, di balik keseruan tersebut, ada ancaman gangguan lambung yang mengintai, mulai dari dispepsia hingga berisiko memicu GERD.

Lambung “Kaget” Saat Makan Berlebihan

Setelah seharian kosong, lambung memang terasa seperti ingin segera diisi. Tetapi ketika makanan masuk dalam jumlah besar sekaligus — terutama yang tinggi lemak dan pedas — tekanan di dalam lambung meningkat drastis.

Akibatnya, banyak orang mengeluhkan:

  • Perut terasa sangat penuh

  • Cepat kenyang

  • Mual

  • Tidak nyaman di ulu hati

Keluhan ini sering langsung disebut sebagai asam lambung naik atau GERD. Padahal, dalam banyak kasus, kondisi tersebut berawal dari gangguan yang disebut dispepsia.

Dispepsia Bukan Sekadar “Maag Biasa”

Dispepsia adalah kumpulan gejala seperti rasa penuh setelah makan, cepat kenyang, nyeri atau sensasi terbakar di ulu hati, serta perut kembung. Banyak orang menyebutnya maag, meski secara medis istilahnya lebih luas dan tidak selalu berkaitan dengan luka pada lambung.

Makan dalam porsi besar, terutama tinggi lemak, dapat memperlambat proses pengosongan lambung. Isi lambung bertahan lebih lama, tekanan meningkat, dan dinding lambung meregang. Inilah yang memicu rasa begah dan tidak nyaman.

Dalam konteks berbuka puasa, perubahan pola makan yang mendadak membuat lambung harus beradaptasi cepat terhadap volume dan komposisi makanan yang berat. Kondisi inilah yang sering disebut masyarakat sebagai “lambung kaget”.

Jika terjadi sesekali, biasanya keluhan akan membaik dengan sendirinya. Namun bila kebiasaan makan berlebihan terus berulang, dispepsia bisa muncul lebih sering dan makin mengganggu.

Jika Berulang, Bisa Tingkatkan Risiko GERD

Dispepsia memang tidak otomatis berubah menjadi GERD. Namun, tekanan lambung yang sering meningkat dapat membuat katup antara lambung dan kerongkongan (esofagus) tidak menutup sempurna.

Ketika itu terjadi, asam lambung dapat naik ke kerongkongan dan menimbulkan sensasi panas di dada (heartburn). Kondisi inilah yang dikenal sebagai Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD.

Sejumlah penelitian yang dipublikasikan oleh American College of Gastroenterology menyebutkan bahwa porsi makan besar dan makanan tinggi lemak termasuk faktor risiko refluks asam.

Jika pola makan berlebihan terus terjadi, keluhan bisa berkembang dari sekadar begah menjadi rasa panas di dada dan sensasi asam di tenggorokan.

Bukan Tempatnya, Tapi Pola Makannya

Perlu dipahami, makan di restoran AYCE saat bukber tidak otomatis menyebabkan GERD. Yang berperan besar adalah cara dan tempo makan.

Banyak orang makan terlalu cepat dan dalam jumlah besar di awal waktu karena takut tidak sempat mencoba semua menu. Padahal, durasi makan di AYCE umumnya 90–120 menit — waktu yang cukup jika dimanfaatkan dengan ritme stabil.

Tips agar tetap aman saat bukber AYCE:

  1. Awali dengan air putih dan porsi kecil makanan pembuka.

  2. Beri jeda 5–10 menit sebelum mengambil hidangan utama.

  3. Ambil makanan sedikit demi sedikit, bukan sekaligus banyak.

  4. Hindari langsung mengonsumsi makanan tinggi lemak dan pedas dalam jumlah besar.

  5. Makan perlahan agar tubuh sempat mengirimkan sinyal kenyang.

Dengan mengatur tempo makan, risiko dispepsia dapat ditekan. Jika keluhan jarang muncul, peluang berkembang menjadi GERD pun lebih kecil.

Nikmati Bukber dengan Bijak

Bukber tetap bisa seru tanpa harus mengorbankan kesehatan lambung. Kuncinya bukan menahan diri sepenuhnya, tetapi mengontrol porsi dan ritme makan.

Ingat, lambung juga butuh waktu untuk beradaptasi setelah seharian berpuasa. Jangan sampai momen kebersamaan berubah menjadi gangguan kesehatan yang mengganggu aktivitas esok hari.

Ikuti terus informasi kesehatan terbaru dan tips bermanfaat lainnya hanya di Info Pojok Viral 🍽️✨

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak