Dunia Berduka & Timur Tengah Memanas: Dampaknya Sampai ke Penerbangan Indonesia

 Info Pojok Viral – Kabar duka menyelimuti Tanah Air. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Tri Sutrisno, wafat pada usia 90 tahun. Kepergian tokoh nasional tersebut meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia.


Di saat yang sama, situasi global juga tengah bergejolak. Ketegangan di kawasan Timur Tengah memicu dampak luas, termasuk pada sektor penerbangan internasional, bahkan hingga rute dari dan ke Indonesia.

Timur Tengah Memanas, Sejumlah Wilayah Udara Ditutup

Ketegangan meningkat setelah operasi militer gabungan Israel dan Amerika Serikat di Iran pada Sabtu (28/2) yang disebut sebagai Operasi Epic Fury. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, serta ratusan warga lainnya.

Iran kemudian melancarkan serangan balasan pada 28 Februari dan 1 Maret, termasuk serangan yang dilaporkan mengarah ke Riyadh dan wilayah timur Arab Saudi.

Mengutip data dari Flightradar24, Iran menutup seluruh wilayah udaranya sejak 28 Februari hingga pukul 12.00 UTC. Langkah ini diikuti sejumlah negara lain.

Wilayah udara yang ditutup sepenuhnya meliputi:

  • Iran

  • Irak

  • Kuwait

  • Bahrain

  • Qatar

Sementara itu, wilayah udara Yordania dan Israel dilaporkan hampir kosong, dengan sebagian penerbangan memilih mendarat darurat atau mengubah rute untuk menghindari zona konflik.

Penerbangan dari dan ke Indonesia Ikut Terdampak

Memanasnya situasi di Timur Tengah turut berdampak pada penerbangan internasional dari dan ke Indonesia. Kementerian Perhubungan mengumumkan sejumlah maskapai membatalkan operasionalnya.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan bahwa beberapa maskapai yang melewati kawasan Timur Tengah memutuskan menghentikan sementara penerbangan.

Maskapai yang membatalkan operasionalnya antara lain:

  • Etihad Airways

  • Qatar Airways

  • Emirates

  • Ethiopian Airlines

  • Malaysia Airlines

  • Philippine Airlines

  • IndiGo

  • SriLankan Airlines

  • China Southern Airlines

  • Singapore Airlines

  • Scoot

Sebagian maskapai masih melakukan pemantauan situasi sebelum mengambil keputusan lanjutan.

Garuda dan Lion Air Masih Beroperasi

Di tengah situasi tersebut, dua maskapai nasional masih beroperasi normal.

  • Garuda Indonesia

  • Lion Air

Penerbangan menuju Jeddah disebut belum terdampak langsung. Sementara rute Garuda Indonesia menuju Amsterdam dialihkan melalui Kairo, Mesir, demi menghindari wilayah udara konflik.

Menhub menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, maskapai, pengelola bandara, serta otoritas penerbangan asing untuk memastikan situasi terkendali.

Penumpang Diminta Aktif Pantau Informasi

Pemerintah juga meminta maskapai dan pengelola bandara memberikan pelayanan maksimal kepada penumpang terdampak, termasuk:

  • Pengaturan ulang jadwal penerbangan

  • Proses pembatalan dokumen perjalanan

  • Penyediaan akomodasi bila diperlukan

Penumpang diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi terbaru, khususnya bagi yang memiliki rencana perjalanan internasional maupun ibadah umrah.

Situasi global yang memanas ini menunjukkan bagaimana konflik regional dapat berdampak luas hingga ke mobilitas internasional. Di tengah kabar duka nasional atas wafatnya Try Sutrisno, masyarakat Indonesia juga dihadapkan pada dinamika geopolitik yang memengaruhi perjalanan udara global.

Ikuti terus perkembangan terkini hanya di Info Pojok Viral.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak