Info Pojok Viral – Tahukah kamu bahwa kebiasaan tidur ternyata bisa mencerminkan kepribadian seseorang? Tanpa disadari, posisi tidur hingga kebiasaan kecil seperti memeluk guling dapat mengungkap banyak hal tentang kondisi emosional dan karakter diri.
Di Indonesia, memeluk guling saat tidur adalah hal yang sangat umum. Namun menurut berbagai kajian psikologi, kebiasaan ini bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan juga bisa berkaitan dengan kebutuhan emosional tertentu.
Berikut 5 ciri kepribadian orang yang suka memeluk guling saat tidur menurut sudut pandang psikologi.
1️⃣ Senang Mengenang Masa Lalu
Kebiasaan memeluk guling sering dikaitkan dengan mekanisme pertahanan diri yang terbentuk sejak masa kecil. Saat seseorang merasa stres atau tertekan, tubuh secara alami mencari rasa aman yang familiar.
Memeluk guling bisa menjadi cara untuk terhubung kembali dengan “inner child”. Namun, menurut jurnal Primary Care Companion for CNS Disorders, mekanisme koping dari masa kecil perlu diimbangi dengan keterampilan menghadapi masalah yang lebih matang agar tetap sehat secara emosional.
2️⃣ Mendambakan Kenyamanan dan Stabilitas
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam PLOS One menunjukkan bahwa sentuhan atau pelukan dapat membantu menurunkan stres dan memberikan rasa aman.
Memeluk guling saat tidur dapat menimbulkan efek serupa dengan memeluk seseorang — menciptakan perasaan nyaman dan terlindungi. Jika kamu terbiasa melakukannya, bisa jadi kamu adalah pribadi yang sangat menghargai stabilitas dan kenyamanan dalam hidup.
Menariknya, kebiasaan ini juga menunjukkan bahwa kamu mampu memberikan rasa aman untuk diri sendiri.
3️⃣ Sosok yang Penyayang
Orang yang suka memeluk guling saat tidur sering kali memiliki sifat penyayang. Studi dari Communication Monographs menjelaskan bahwa karakter penyayang biasanya terbentuk dari pola asuh dan pengalaman relasi sejak kecil.
Perilaku memeluk guling bisa menjadi bentuk sederhana dari kebutuhan akan kedekatan emosional. Ini juga bisa menjadi simbol bahwa kamu adalah tipe orang yang hangat dan penuh kasih sayang terhadap orang lain.
4️⃣ Memiliki Empati Tinggi
Psikiater Helen Riess menyebut bahwa empati sering terlihat melalui perilaku sederhana seperti berpelukan, mendengarkan dengan penuh perhatian, dan menjaga kontak mata.
Jika kamu senang memeluk guling saat tidur, kemungkinan besar kamu memiliki tingkat empati yang tinggi. Kamu tidak hanya peduli pada orang lain, tetapi juga tahu cara menenangkan dan merawat diri sendiri saat membutuhkannya.
5️⃣ Tipe “Giver” dalam Hubungan
Ciri lainnya, kamu mungkin termasuk tipe “giver” atau pemberi dalam hubungan. Kamu cenderung perhatian, suportif, dan selalu ingin memastikan orang lain merasa nyaman.
Namun perlu diingat, hubungan yang sehat harus bersifat timbal balik. Jika seseorang terus memberi tanpa menerima dukungan yang setara, mereka bisa mencari cara lain untuk menenangkan diri — termasuk melalui kebiasaan sederhana seperti memeluk guling saat tidur.
✨ Jadi, Kamu Termasuk yang Mana?
Memeluk guling saat tidur ternyata bukan hanya soal kebiasaan, tetapi juga bisa mencerminkan kebutuhan emosional, rasa aman, hingga karakter penyayang dan empatik.
Tentu saja, setiap orang unik dan tidak bisa disimpulkan hanya dari satu kebiasaan saja. Namun menarik untuk melihat bagaimana hal kecil dalam kehidupan sehari-hari bisa memiliki makna psikologis yang lebih dalam.
Terus ikuti artikel menarik dan viral lainnya hanya di Info Pojok Viral!
