5 Cara Mengatur Keuangan Agar Gaji Tidak Habis di Tengah Bulan

Pengaturan  keuangan pribadi  kini  menjadi  suatu  keharusan di tengah kondisi ekonomi yang ada.  Apalagi  jika  pendapatan  yang  diterima  hanya setara  dengan  UMP Jakarta,  yaitu  sekitar 5 juta  RupiahTanpa perencanaan  yang  baik,  pekerja  akan menghadapi kesulitan  untuk hidup  layak  , bahkan  bisa  kehabisan uang di  pertengahan  bulan.




Menurut Andy Nugrohoseorang  Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia,  solusi  terbaik agar gaji setara UMP Jakarta  dapat mencukupi  kebutuhan hidup  yang  layak  tanpa terdapat risiko  kehabisan uang  di pertengahan  bulan adalah dengan  mengelola pengeluaran serta  gaya hidup dengan bijaksana.

Sebesar  apapun gaji yang diterima,  bila  pengeluaran tidak dikelola dengan  benar,  akan  selalu  ada kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi.  Namun , jika pengeluaran  diarahkan  dengan  cermat , gaji sekitar 5 juta atau  setara  UMP Jakarta  tidak  akan  cepat  habis di tengah bulan.


" Dalam rangka  untuk  menjalani kehidupan yang  layak , kuncinya terletak  pada bagaimana kita  menyelaraskan  gaya hidup dan pengeluaran  sesuai  dengan  pendapatan  yang diterima.  Tidak peduli seberapa besar pendapatanjika  kita boros dan tidak  mampu mengaturnya, pasti  akan ada kebutuhan-kebutuhan yang  tak terpuaskan ,"  ungkap  Andy kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Andy  menjelaskan bahwa  cara terbaik  untuk memastikan  gaji cukup untuk kebutuhan hingga akhir bulan adalah dengan  menetapkan  prioritas  dalam  pengeluaran.  Dalam hal ini gaji yang diterima  harus  terlebih dahulu  dialokasikan  untuk kebutuhan  yang paling penting .

2.  Keterlambatan  dalam membayar tagihan
Mengelola jadwal pembayaran tagihan  dapat  menjadi  sulit  tanpa  adanya anggaran  yang baik, dan bisa  mengakibatkan timbulnya  kewajiban untuk membayar  karena  keterlambatan.

3.  Terjebak dalam  hutang  yang  tak  terkendali
Karena sering kekurangan  dalam mencukupi  kebutuhan, banyak di antara kita yang akhirnya  berhutang  tanpa kemampuan untuk membayar sesuai  dengan Jika  kondisi ini  terus berlanjut, maka  yang  sulit untuk  ditebus  akan  sulit  untuk  dihindari .

4.  Tidak memiliki tabungan  yang cukup untuk  keadaan  darurat
Tanpa adanya anggaran  pribadi, kebutuhan  mendesak  seperti  perbaikan  kendaraan, biaya  pengobatandan persiapan menghadapi bencana dapat menyebabkan  keuangan kamu  terguncang  dengan mudah.

5.  Sulit untuk mencapai tujuan keuangan
Sulit  membayangkan  bagaimana  cara mewujudkan tujuan keuangan yang lebih besar seperti membeli kendaraan keluarga,  tempat tinggal , biaya pendidikan anak,  atau  dana persiapan pensiun tanpa  memulai  kebiasaan mengelola  anggaran pribadi .

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak